KOTA BOGOR, STORIS.ID — Anas S. Rasmana resmi menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bogor periode 2025–2029. Ia menggantikan ketua sebelumnya, Dedie A. Rachim, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Bogor.
Pelantikan pengurus Perpani Kota Bogor digelar di Rumah Makan Simpang Raya, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (31/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Hanafi, yang hadir mewakili Wali Kota Bogor. Sementara prosesi pelantikan dilakukan oleh Pengurus Perpani Jawa Barat, Hasan Basri.
Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi awal bagi kepengurusan baru Perpani Kota Bogor untuk menjalankan agenda pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga panahan di Kota Bogor.
Langsung Dihadapkan dengan Porprov Jabar 2026
Usai dilantik, Anas langsung menghadapi agenda besar olahraga Jawa Barat, yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026.
Sebagai bagian dari persiapan menghadapi Porprov, Perpani Kota Bogor akan mengirimkan delapan atlet dan dua pelatih untuk bertanding.
Tidak sekadar berpartisipasi, kepengurusan baru Perpani Kota Bogor langsung memasang target perolehan enam medali.
Target tersebut terdiri atas:
- 2 medali emas
- 2 medali perak
- 2 medali perunggu
“Untuk pekerjaan terdekat, kita akan memberangkatkan 8 orang atlet dan 2 pelatih dengan target dua emas, dua perak, dua perunggu,” kata Anas.
Target tersebut menjadi tantangan awal bagi Anas bersama kepengurusan barunya untuk menunjukkan kemampuan pembinaan atlet panahan Kota Bogor.
Tuan Rumah Menjadi Momentum Prestasi
Anas mengatakan, Porprov Jabar 2026 memiliki arti khusus bagi Kota Bogor karena pelaksanaannya juga berlangsung di Kota Bogor.
Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mencetak prestasi olahraga sekaligus menunjukkan kemampuan atlet panahan Kota Bogor di hadapan masyarakat sendiri.
“Kita akan mencoba mencetak raihan prestasi, yang kebetulan dilaksanakan di Kota Bogor,” ujar Anas.
Selain menjabat Ketua Umum Perpani Kota Bogor, Anas juga merupakan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor.
Posisi tersebut membuat agenda pembinaan olahraga dan persiapan menghadapi Porprov menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus segera dikawal.
Pembinaan Atlet Jadi Fokus Kepengurusan Baru
Anas menegaskan kepengurusan baru Perpani Kota Bogor akan berupaya melakukan pembinaan secara maksimal.
Pembinaan menjadi penting untuk memastikan para atlet memiliki kesiapan menghadapi persaingan di tingkat Jawa Barat.
Delapan atlet yang akan dikirim bersama dua pelatih diharapkan mampu menjalankan persiapan secara optimal sehingga target enam medali dapat direalisasikan.
Bagi Perpani Kota Bogor, Porprov Jabar 2026 bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk mengukur hasil pembinaan atlet yang telah dilakukan.
Target Enam Medali
Target dua emas, dua perak, dan dua perunggu menjadi sasaran konkret yang ditetapkan kepengurusan baru.
Jika target tersebut tercapai, cabang olahraga panahan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap prestasi kontingen Kota Bogor pada Porprov Jabar 2026.
Namun, pencapaian target medali tentu membutuhkan persiapan matang, mulai dari kesiapan atlet, program latihan, dukungan pelatih, hingga kesiapan menghadapi atmosfer pertandingan.
Dengan kepengurusan baru yang mulai bekerja, Perpani Kota Bogor kini memiliki waktu yang terbatas untuk memaksimalkan persiapan menuju November.
Babak Baru Perpani Kota Bogor
Pelantikan Anas S. Rasmana sebagai Ketua Umum Perpani Kota Bogor periode 2025–2029 menandai dimulainya babak baru organisasi olahraga panahan di Kota Hujan.
Tantangan pertama sudah berada di depan mata: Porprov Jawa Barat 2026.
Delapan atlet, dua pelatih, dan target enam medali menjadi pekerjaan terdekat yang harus diwujudkan.
Di tengah status Kota Bogor sebagai tuan rumah, cabang olahraga panahan memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa pembinaan atlet daerah dapat menghasilkan prestasi di tingkat provinsi.
Bagi kepengurusan baru Perpani Kota Bogor, perjalanan empat tahun ke depan pun dimulai dari satu target yang konkret:
dua emas, dua perak, dan dua perunggu.