JAKARTA, INTANNEWS.COM — Pemerintah terus mendorong pengembangan pariwisata Indonesia agar pertumbuhan kunjungan wisatawan tidak hanya terkonsentrasi pada destinasi tertentu.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperkuat promosi berbagai destinasi dan mengembangkan pengalaman wisata yang menggabungkan alam, budaya, kuliner, olahraga, serta ekonomi kreatif.
Kementerian Pariwisata juga mendorong pengembangan pasar wisata premium domestik sebagai salah satu peluang pertumbuhan sektor pariwisata.
Budaya Menjadi Daya Tarik
Pengembangan pariwisata juga semakin terkait dengan pelestarian budaya.
Berbagai festival daerah menjadi contoh bagaimana tradisi dapat dikembangkan sebagai pengalaman wisata sekaligus memberikan ruang ekonomi bagi masyarakat lokal.
Namun, pengembangan destinasi perlu mempertimbangkan daya dukung lingkungan dan keberlanjutan budaya.
Peristiwa gempa di Flores pada Agustus 2026 juga menunjukkan pentingnya aspek keselamatan dalam pengelolaan destinasi. Setelah gempa, aktivitas pariwisata Labuan Bajo kembali berjalan normal, sementara pemantauan dampak dan keselamatan wisatawan terus dilakukan.
Pariwisata yang kuat bukan hanya tentang jumlah wisatawan, tetapi juga tentang kualitas pengalaman, keamanan, keberlanjutan, serta manfaat ekonomi yang diterima masyarakat setempat.